Judul Buku : Cinta Brontosaurus
Pengarang : Raditya Dika
Genre
:
Komedi, Percintaan
Penerbit : Gagas Media
Tahun
Terbit : 2006
Tebal
Buku :
160 Halaman
Harga Buku
: ± Rp 20.000
Tema
Cerita :
komedi dan percintaan.
Ringkasan
Novel Cinta Brontosaurus ini menceritakan tentang kisah sehari-harinya seorang
penulis buku yang bernama Raditya Dika yang lahir pada tanggal 28 desember
1984, novel ini dimulai dengan kisah cinta Raditya Dika saat duduk di bangku
SD.
Ketika
duduk di bangku SD, Raditya Dika menyukai seorang anak perempuan di kelasnya
yang bernama Lia. Ia memutuskan menulis surat cinta pada gadis pujaannya itu.
Agar terlihat keren, ia berencana menulis surat tersebut dalam bahasa Inggris.
Ia bermaksud mengatakan "Aku memikirkanmu setiap malam" dalam bahasa
Inggris. Sial, ia hanya tahu bunyinya, tak tahu bagaimana cara
menulisnya.
"I thing of you every..." dengan sok tahu ia mulai menulis. Tapi
bagaimana menulis 'Night'? Untunglah pada saat itu ada tayangan Masked Rayder
Knight. Aha! Langsung ia berpikir pastilah itu cara menulis 'Night'. Tanpa
pikir panjang ia melanjutkan menulis "I thing of you every knight".
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Ternyata Sang Pujaan Hati pernah tinggal di Amerika. Bukannya menanggapi cinta Dika, dalam surat balasannya Lia malah mengkritik kata-kata yang salah dalam surat cinta Dika. Jadilah surat Dika bagai karangan yang sedang dikoreksi oleh guru bahasa Inggris. Lebih parah lagi karena ternyata Lia sudah mempunyai pacar. Cinta pertama Dika pun berakhir tragis.
Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. Ternyata Sang Pujaan Hati pernah tinggal di Amerika. Bukannya menanggapi cinta Dika, dalam surat balasannya Lia malah mengkritik kata-kata yang salah dalam surat cinta Dika. Jadilah surat Dika bagai karangan yang sedang dikoreksi oleh guru bahasa Inggris. Lebih parah lagi karena ternyata Lia sudah mempunyai pacar. Cinta pertama Dika pun berakhir tragis.
Cerita di atas hanya salah satu dari beberapa cerita dalam buku "Cinta
Brontosaurus". Dalam buku keduanya setelah "Kambing Jantan, Catatan
Harian Pelajar Bodoh" ini, Raditya Dika bercerita tentang pengalaman
hidupnya yang sebagian besar bertema cinta, dari kisah cintanya ketika SD
hingga kisah cinta antara kucing kampung dan kucing persia. Dengan menggunakan
sudut pandang orang pertama, buku ini menjadi menarik karena dibumbui dengan
pikiran-pikiran konyol Dika. Sifatnya yang humoris dan keahliannya mengolah
kata membuat Dika mampu mengemas cerita yang sebenarnya tragis menjadi kocak.
Jika kebanyakan orang berusaha melupakan dan menyembunyikan kejadian yang
memalukan, Dika malah dengan blak-blakan menceritakannya, mulai dari sarung
yang melorot, menghadapi anak yang super bandel di Australia, hingga adegan
film 'porno'. Tak hanya itu, Dika juga merelakan ke'abnormal'an para anggota
keluarganya diekspos.
Kelebihan
Kelebihan dari novel ini adalah dari cara penyampaian cerita yang menarik.
Yaitu dengan menggunakan istilah sehari-hari sehingga mudah dimengerti oleh
para pembaca. Dan menyampaikan cerita yang aslinya tragis menjadi “konyol” yang
bisa membuat kita tertawa dan tersenyum ketika membaca novel ini. Selain dari
cara penyampaiannya kelebihan dari novel ini ialah isi ceritanya yang menarik,
lucu, dan menghibur.
Kekurangan
Kekurangan dari novel ini mungkin hanya pada kata-kata yang agak vulgar dan
tidak disensor, namun tidak menjadi sebuah masalah yang besar karena semua tertutupi
dengan cara penyampaian cerita yang menarik.
Kesimpulan
Yang jelas novel ini layak dijadikan obat penghilang stres.
Pasti siapa saja yang membaca novel ini akan terbahak-bahak bahkan
terbengong-bengong menyimak keluguan, kelucuan, dan kekonyolan Radit! Dan
jangan lupa temukan juga pengertian Cinta Brontosoaurus dalam buku ini.
Saran
Novel ini akan lebih bagus lagi
apabila ditambahkan cerita yang lain, tidak hanya tentang cerita percintaan.
http://ourteamnara.blogspot.com/2013/10/resensi-novel-cinta-brontosaurus.html